DreamSpark yaitu program Microsoft untuk sediakan siswa dengan design piranti lunak serta pengembangan alat-alat tanpa ada biaya. Program ini awalannya ada untuk mahasiswa/perguruan tinggi di Belarus, Belgia, Cina, Finlandia, Perancis, Jerman, India, Italia, Belanda, Spanyol, Swedia, Swiss, Tunisia, Inggris serta Amerika Serikat, tetapi saat ini sudah diperluas untuk kian lebih 80 negara serta di tawarkan pada banyak siswa SMA. 1 untuk mendaftar, siswa mesti berkunjung ke situs DreamSpark serta memverifikasi jati diri mereka. Bila suatu institusi tak terdaftar pada daftar yang ada, pemakai bisa dengan cara manual memverifikasi status pelajar mereka dengan meng-upload bukti seperti kartu ID.
Program DreamSpark diumumkan oleh Bill Gates pada tanggal 19 Februari 2008 sepanjang pidato di Stanford University. 1 2 Diprediksikan bahwa sampai 35 juta siswa akan terhubung software ini dengan cara gratis lewat program ini.
Bukti status pelajar dibutuhkan untuk men-download software serta memperoleh kunci product. Di website DreamSpark, siswa bisa memverifikasi jati diri mereka dengan memakai kartu ISIC, kode akses diperintahkan oleh administrator sekolah, atau alamat e-mail. edu. Siswa terus diverifikasi sepanjang 12 bln. kemudian. Bila siswa tidak bisa temukan sekolah mereka, mereka bisa dengan cara manual mengemukakan respon dengan bukti status pelajar.
Tiga basic aplikasi Microsoft Office Word, Excel serta PowerPoint tak ada lewat DreamSpark : Office Home & Student 2013 atau Office 365 University tawarkan mereka dengan harga potongan harga untuk siswa. Tidak sama dengan program-program yang terdaftar diatas, tak ada langkah untuk terhubung sama tua serta cocok versus (2010, 2007) dari Office untuk Word, Excel atau PowerPoint bawah DreamSpark.